GKRIDC.COM © 2019

Konser Etnik Batak:

Tema Juli

Berakar dan Dibangun Dalam Kristus

Kolose 2:7a


Penulis: Yosi Rorimpandei | pada 06 Juli 2019 05:00 | 192x dibaca | komentar

“Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia” (Kolose 2:7a)

Pada ayat ini, Rasul Paulus menggunakan dua metafora untuk menggambarkan kehidupan orang yang percaya dalam Kristus. Metafora pertama adalah metafora benih, yang telah ditaburkan di tengah ladang dunia. Jika kita digambarkan sebagai benih, yang ditaburkan oleh Tuhan ke tengah-tengah dunia, maka tentulah kita bukan benih biasa, melainkan benih yang unggul. Namun, karena dunia ini adalah ladang kita, maka ada tantangan besar yang kita hadapi, sebab dunia ini bukanlah ladang yang baik. Terlalu banyak ilalang, bebatuan, topan badai, bahkan hama-hama perusak tanaman. Maka, benih unggul itu haruslah siap menghadapi semuanya itu.

Karenanya, kita harus bertumbuh maksimal, ditopang berakar (rhizoō) yang kuat agar kita bisa bersaing dengan ilalang liar yang juga tumbuh bersama kita, mampu bertumbuh di tengah bebatuan yang keras, tidak goyah tatkala dihantam angin yang kencang, seperti filsafat-filsafat palsu dan kosong serta roh-roh dunia, yang ia sebutkan pada ayat 8, serta tetap menghasilkan buah meskipun diserang oleh hama-hama dunia.

Akar yang kuat adalah akar yang menyebar luas dan masuk lebih dalam. Demikian juga pengenalan kita akan Kristus hendaknya bukan pengenalan yang sebatas luarnya saja, tetapi pengenalan yang lebih dalam. Bukan sekedar mengaku di bibir bahwa Ia adalah Juruselamat kita, tetapi juga menyelami ajaran-ajaran-Nya lebih dalam, sehingga kita tidak bisa tercerabut dari Kristus.

Metafora kedua adalah metafora bangunan. Kita adalah Bait Allah yang sesungguhnya, yang dibangun (epoikodomeō) di atas Kristus sebagai fondasi kita. Karena itu, sebagaimana tumbuhan memiliki akar yang kuat, demikian juga bangunan yang kokoh memiliki fondasi yang kuat, sehingga tidak ambruk menghadapi gempa sekalipun.

Fondasi yang kuat pertama-tama ditanam di atas tanah yang keras. Itulah sebabnya kita dibangun di atas Kristus, sebab tidak ada yang lebih kuat menopang beban kita selain Dia yang telah memikul salib demi kita. Fondasi yang kuat juga ditanam cukup dalam. Semakin tinggi bangunan, semakin dalam juga fondasinya. Demikian juga dengan hidup kita, semakin tinggi pertumbuhan rohani kita, dibutuhkan pengenalan akan Kristus yang lebih dalam.

Selain itu, fondasi yang kuat perlu didukung oleh sloof (balok pengikat) yang terhubung baik ke fondasi. Dengan demikian, fondasi itu terhubung ke semua bagian bangunan dan mampu menopang bangunan itu dengan baik, sebab seluruh beban bangunan dapat tersalurkan ke fondasi. Begitulah juga seluruh aspek kehidupan kita hendaknya terhubung dengan Kristus, agar kita dapat merasakan kekuatan Kristus menopang pertumbuhan kita dengan maksimal.

 

PENJABARAN TEMA

Minggu I 
7Juli 2019 
BERAKAR – DIBANGUN DALAM PERIBADATAN

Deskripsi: Jemaat diingatkan akan pentingnya pengenalan akan Kristus dan pertumbuhan bersama Kristus di dalam dan melalui peribadatan, baik pribadi, keluarga maupun dalam persekutuan dengan sesama orang percaya

 

Minggu II (Ibadah Syukur HUT GKRIDC)
14 Juli 2019 
BERAKAR – DIBANGUN DALAM KELUARGA

Deskripsi: Jemaat diingatkan akan pentingnya pengenalan akan Kristus dan pertumbuhan bersama Kristus di dalam dan melalui keluarga, sehingga kasih Kristus menjadi pengikat yang kuat antar sesama anggota keluarga

 

Minggu III 
21 Juli 2019 
BERAKAR – DIBANGUN DALAM PEKERJAAN

Deskripsi: Jemaat diingatkan akan pentingnya pengenalan akan Kristus dan pertumbuhan bersama Kristus di dalam dan melalui pekerjaannya, supaya jemaat bisa menikmati berkat Tuhan melalui pekerjaannya dan pada saat yang sama menjadi saluran berkat Tuhan di lingkungan pekerjaannya

 

Minggu IV
28 Juli 2019
BERAKAR – DIBANGUN DALAM MASYARAKAT

Deskripsi: Jemaat diingatkan akan pentingnya pengenalan akan Kristus dan pertumbuhan bersama Kristus di dalam dan melalui lingkungan masyarakatnya, sehingga jemaat bisa menjadi pembawa damai sejahtera di tengah-tengah masyarakat

Penulis

author image
Pdt. Yosi Rorimpandei

Penulis adalah Pendeta di GKRIDC dan memiliki pengalaman dalam pelayanan dan pengajaran Kristen


ARTIKEL LAINNYA
POPULER MINGGU INI
DAPATKAN UPDATE

KATEGORI