GKRIDC.COM © 2019

Konser Etnik Batak:

Tema Juni 2019

Karya Sempurna dalam Kuasa Roh Kudus

Efesus 3:14-21


Penulis: Yosi Rorimpandei | pada 02 Juni 2019 11:00 | 470x dibaca | komentar

“Bagi Dia yang dapat melakukan jauh lebih banyak daripada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, bagi Dialah kemuliaan di dalam jemaat dan di dalam Kristus Yesus turun-temurun sampai selama-lamanya. Amin” (Efesus 3:14-21)

Efesus 3:14-21 berisi doa Rasul Paulus bagi jemaat di Efesus, yang di dalamnya terkandung pemahaman teologis yang sangat kuat menyangkut karya Allah Trinitas dalam kehidupan orang percaya. Paulus bisa menguraikan dengan jelas tentang BAPA, Anak, dan Roh Kudus, sebagaimana juga ia menguraikan tentang iman dan kasih. Namun, khusus bulan Juni ini, kita akan lebih fokus melihat soal karya Roh Kudus, terutama karena adanya momen Pentakosta pada pekan kedua. Pembahasan tentang Trinitas sendiri akan kita kupas pada pekan ketiga, bertepatan dengan Minggu Trinitas dalam kalender gerejawi.

Doa Paulus di sini begitu kuat, sebab ia paham betul situasi dan kondisi jemaat Efesus. Mereka hidup di tengah-tengah masyarakat yang masih begitu kuat melakukan penyembahan terhadap dewa-dewa Yunani, khususnya dewi kesuburan, Artemis. Untuk itu, Paulus merasa bertanggung jawab untuk menguraikan karya agung Allah di dalam kehidupan orang-orang percaya, terutama bagaimana supaya jemaat bisa teguh imannya di dalam Kristus.

Meski begitu, Paulus menyadari bahwa keadaan jemaat tidaklah mudah untuk menangkal pengaruh-pengaruh budaya pagan Yunani serta mewujudkan rencana agung Allah untuk membangun kesatuan dalam tubuh Kristus. Karenanya, Paulus mengingatkan jemaat di Efesus akan adanya “kuasa” (dunamis) yang ada di dalam batin setiap orang percaya (ay. 16).

Kuasa itu “bekerja” (energeō) di dalam diri setiap orang percaya, dan pekerjaan kuasa itu, bagi orang-orang seperti Paulus, begitu nyata dirasakan dan disaksikan dalam kehidupan mereka sehari-hari. Maka, Paulus pun menghendaki supaya semua jemaat ikut merasakan dan menyaksikan kedahsyatan kuasa itu, yang mampu melakukan lebih banyak dari yang bisa kita doakan/ minta dan pikirkan.

Kuasa itu tentulah kuasa Roh Kudus, yang secara aktif bekerja di dalam diri setiap orang percaya. Terkadang kita tidak merasakannya karena kita telah dibatasi oleh dua hal, yaitu “doa/ permohonan” (aiteō) dan “pikiran” (noieō) kita. Padahal, TUHAN dapat bertindak melampaui doa dan pikiran kita asalkan kita membiarkan kuasa Roh Kudus itu bekerja di dalam diri kita.

Untuk memahami bagaimana Roh Kudus bekerja dalam diri kita, maka kita perlu mengetahui karya-karya Roh Kudus itu seperti apa. Karenanya, tulisan Detmar Scheunemann dalam bukunya The Ministries of the Holy Spirit: Studied Against the Background of the Indonesian Revival (sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan judul Sungai Air Hidup oleh YPPII Malang) akan sangat membantu kita memahami karya-karya Roh Kudus dalam kehidupan orang percaya.

Scheunemann menyebutkan ada empat karya pelayanan (ministries) Roh Kudus, yaitu: karya pelayanan evangelistis, organis, kharismatis, dan pedagogis. Pelayanan evangelistis terlihat jelas dalam karya pemberitaan Injil, dimana Roh Kudus menyadarkan seseorang akan dosa-dosanya di hadapan Allah, kemudian menyatakan bahwa Yesus Kristus adalah Penebus dan Penyelamat, sehingga seseorang menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat dalam hidupnya.

Karya pelayanan organis yaitu bagaimana Roh Kudus membarui dan menguduskan seseorang, sehingga ia dapat menghasilkan buah Roh dan membangun hubungan yang baik dengan sesama anggota Tubuh Kristus. Pelayanan organis ini mendorong seseorang untuk masuk dalam suatu persekutuan dan aktif di dalamnya, sehingga tercipta hubungan yang kuat dan saling menguatkan.

Karya pelayanan kharismatis yaitu bagaimana Roh Kudus memperlengkapi seseorang dengan karunia-karunia roh yang dapat digunakan dalam aktivitas pelayanannya. Dengan karunia yang ada, seseorang dapat melayani dengan berbagai talenta yang ia miliki di tengah-tengah jemaat maupun dalam pelayanan evangelistik keluar gereja.

Karya pelayanan pedagogis yaitu bagaimana Roh Kudus menuntun, menghibur, mendidik dan mengajar seseorang dalam pengambilan keputusan-keputusan penting dalam hidupnya, termasuk dalam berorganisasi. Dengan tuntunan Roh Kudus, seseorang dapat diperkaya dengan hikmat dan kebijaksanaan.

PENJABARAN TEMA

Minggu I 
2-8 Juni 2019 
KARYA ORGANIS ROH KUDUS 
2Timotius 1:7; 2 Korintus 3:17-18; Galatia 5:22-23a; 1Korintus 12:12-14

Minggu II (Pentakosta) 
9-15 Juni 2019 
KARYA EVANGELISTIS ROH KUDUS 
Kisah Para Rasul 1:8; Yohanes 16:8,14; Yohanes 15:26

Minggu III (Minggu Trinitas) – Ibadah Timur Tengah 
16-22 Juni 2019 
BAPA, ANAK DAN ROH KUDUS 
Efesus 3:14-21

Minggu IV 
23-29 Juni 2019 
KARYA KHARISMATIS ROH KUDUS 
1Korintus 12:1-11

Minggu V 
30 Juni - 6 Juli 2019 
KARYA PEDAGOGIS ROH KUDUS 
Kisah Para Rasul 16:6-9:1; Yohanes 3:20-27; Yohanes 16:13

Penulis

author image
Pdt. Yosi Rorimpandei

Penulis adalah Pendeta di GKRIDC dan memiliki pengalaman dalam pelayanan dan pengajaran Kristen


ARTIKEL LAINNYA
POPULER MINGGU INI
DAPATKAN UPDATE

KATEGORI