GKRIDC.COM © 2019

Konser Etnik Batak:

Film dan Hiburan

Demi Lovato Merasa Diperbarui Usai Dibaptis di Sungai Yordan

Perjalanan ke Israel membuat Lovato merasa diperbarui


04 Oktober 2019 06:28 | Redaksi | 180x dibaca | komentar

Aktris dan penyanyi Demi Lovato mengatakan bahwa ia merasa “diperbarui” setelah ia dibaptis di Sungai Yordan, Israel.

Lovato dibesarkan sebagai orang Kristen, tetapi ia sendiri memiliki darah Yahudi. Menurut Relevant Magazine, ia mengaku mengalami “hubungan dengan Tuhan” selama perjalanannya di Israel. Hubungan, yang menurutnya, “telah hilang selama bertahun-tahun”.

“Ada sesuatu yang benar-benar ajaib tentang Israel. Saya belum pernah merasakan spiritualitas atau hubungan dengan Tuhan yang seperti itu... sesuatu yang telah hilang selama beberapa tahun belakangan,” tulis Lovato di halaman Instagramnya.

“Spiritualitas sangat penting bagi saya... dibaptis di Sungai Yordan... Saya tidak pernah merasa lebih baru dalam hidup saya”.

Lovato membagikan pengalaman perjalanannya itu di Instagram, termasuk foto-foto World Holocaust Center di Yerusalem, Yad Vashem.

“Hati saya benar-benar hancur di Yad Vashem. Ini merupakan penghormatan yang indah dan pengingat yang tidak akan pernah kami lupakan,” katanya.

Lovato juga membagikan foto bersama seorang anak di Shalva National Center, sebuah organisasi nirlaba yang mendukung anak-anak berkebutuhan khusus.

“Ketika saya di sana, saya jatuh cinta dengan kecantikan kecil ini di Shalva National Center,” katanya. “Sungguh tempat yang luar biasa bagi anak-anak berkebutuhan khusus”.

Penyanyi pop ini memiliki karir yang kontroversial. Menurut Faithwire, ia pernah dilarikan ke rumah sakit karena overdosis obat pada 2018. Ia kemudian bersyukur kepada Tuhan karena “membuatnya tetap hidup”.

Menurutnya, perjalanan ke Israel diperlukan bagi “jiwanya”.

“Perjalanan ini sangat penting buat penyegaran saya, hati saya, dan jiwa saya,” tambahnya. “Saya bersyukur atas ingatan yang dibuat dan kesempatan untuk dapat mengisi hati saya. Terima kasih telah menerima saya, Israel”.

Meski begitu, sejumlah orang mengritik perjalanan dan postingan Lovato. Mereka menganggap Lovato terlalu memihak dalam konflik Israel-Palestina, sebagaimana diberitakan Fox News.

Lovato pun meminta maaf atas hal itu.

“Ini dimaksudkan untuk menjadi pengalaman spiritual bagi saya, BUKAN PERNYATAAN POLITIK, dan sekarang saya menyadari bahwa hal itu menyakiti banyak orang, untuk itu saya minta maaf,” tulisnya.