GKRIDC.COM © 2019

HUT GKRIDC:

Gereja

Gereja Ini Bayar Utang Medis Hingga Puluhan Miliar Rupiah

Karena kedermawanannya, gereja melunasi utang medis hingga puluhan miliar rupiah


29 Maret 2019 03:46 | Redaksi | 284x dibaca | komentar

Sebuah gereja beranggotakan 170 jemaat melunasi hutang medis hampir dua juta dollar AS atau sekitar 28,5 miliar rupiah karena kedermawanannya.

Revolution Church adalah sebuah gereja nondenominasional yang berlokasi di Annapolis. Mereka mulai mengumpulkan dana sekitar Natal untuk disumbangkan kepada sebuah organisasi nirlaba RIP Medical Debt. Organisasi ini membeli hutang dan melunasinya. Gereja berhasil mengumpulkan 15.000 dollar, sementara RIP Medical Debt telah berhasil menebus hutang hampir 650 juta dollar.

Kepada Christian Post, Pastor Kenny Camacho mengatakan bahwa “kota-kota yang memiliki gereja di dalamnya harus berbeda sebab ada orang-orang Kristen di kota itu. Jadi, kami ingin Annapolis dan Maryland terlihat berbeda karena kami ada di sini. Kami pikir ini adalah salah satu cara yang dapat kami lakukan”.

Donasi tersebut berdampak pada lebih dari 900 individu dan keluarga. Utang yang berhasil dilunasi paling besar bernilai 100.000 dollar, sementara paling kecil 200 dollar.

Harapan Revolution Church adalah “membangun kerja sama gereja-gereja lokal dan organisasi nirlaba untuk mendata utang dan melunasinya melalui proses kolektif”.

Tujuan awal mereka adalah menghilangkan beban hutang bagi warga kota Annapolis. Dengan dana yang terkumpul begitu cepat ini, mereka mulai memperluas lingkaran untuk menjangkau 14 wilayah lainnya di Maryland timur.

Ide tentang Revolution Church dicetuskan oleh sebuah gereja di Texas dalam episode Last Week Tonight bersama John Oliver. Covenant Church di Carrollton, Texas, telah melunasi lebih dari 10 juta dollar utang medis untuk para veteran dan keluarga di daerah mereka. Semua veteran dan 4.000 keluarga dalam radius 30-an kilometer telah dilunasi hutangnya.

Tahun lalu, Covenant telah menghabiskan 100.000 dollar untuk kegiatan Paska. Namun, uang itu kemudian digunakan untuk melunasi hutang.

Pastor Senior Covenant Church, Stephen Hayes, menggunakan ilustrasi pelunasan utang itu untuk mengingatkan jemaat bahwa utang rohani mereka telah ditebus oleh darah Kristus.