GKRIDC.COM © 2019

Konser Etnik Batak:

Internasional

Pengadilan Inggris: Kitab Suci Bertentangan dengan Hukum Modern

Seorang dokter Inggris dipecat karena dianggap tidak mendukung transgender


04 Oktober 2019 08:14 | Redaksi | 85x dibaca | komentar

Pengadilan Inggris mendukung pemecatan seorang dokter Kristen yang dianggap gagal menggunakan kata ganti yang benar bagi pasien transgender. Pengadilan memutuskan bahwa keyakinan alkitabiah sang dokter tentang seks dan gender “tidak sesuai dengan martabat manusia”.

David Mackereth adalah seorang dokter dengan pengalaman 26 tahun akhirnya diberhentikan dari pekerjaan barunya sebagai penilai kesehatan dan disabilitas pada Departemen Tenaga Kerja dan Pensiunan setelah ia mendesak untuk hanya mau menggunakan kata ganti yang merefleksikan biologi seseorang.

Pusat Hukum Kristen menggugat pemerintah atas nama Mackereth dengan alasan bahwa ia dipecat dengan tidak patut dan bahwa departemen tersebut telah melanggar kebebasan berpikir, hati nurani dan agamanya yang dilindungi oleh Equality Act of 2010 (Undang-undang Kesetaraan 2010).

“Dalam penilaian kami, menolak merujuk seorang transgender berdasarkan jenis kelaminnya saat lahir, atau masalah penggunaan kata ganti, gelar atau gaya merupakan bentuk diskriminasi atau pelecehan yang melanggar hukum berdasarkan [Undang-undang Kesetaraan],” bunyi keputusan itu.

Mackereth menegaskan keyakinan agamanya yang sangat kuat dalam Alkitab, khususnya Kejadian 1:27 bahwa Allah menciptakan manusia: laki-laki dan perempuan.

Namun, keputusan pengadilan mengatakan bahwa Kitab Suci bertentangan dengan hukum modern.

Andrea Williams, kepala eksekutif Pusat Hukum Kristen mengatakan bahwa keputusan pengadilan itu bisa berdampak buruk bagi orang-orang Kristen jika tidak dibatalkan. Karena itu, pihaknya mengajukan banding.