GKRIDC.COM © 2019

Konser Etnik Batak:

Gereja

Wycliffe Associates Akan Menerjemahkan Alkitab ke Dalam 10 Bahasa

10 bahasa tersebut digunakan di negara yang melarang keras penginjilan


15 Juni 2019 05:51 | Redaksi | 141x dibaca | komentar

Wycliffe Associates, sebuah organisasi internasional yang melibatkan orang-orang dalam memajukan penerjemahan Alkitab, bersiap untuk memulai terjemahan Alkitab ke dalam 10 bahasa di negara yang menentang keras kekristenan.

Ada 150 kelompok bahasa di negara tersebut, dan orang-orang Kristen dari 10 kelompok bahasa ingin memulai menerjemahkan dengan menggunakan strategi andalan Wycliffe Associates, yang disebut MAST atau Mobilized Assistance Supporting Translation.

“Banyak orang Kristen di bagian dunia ini tidak lagi pernah melihat Alkitab dalam bahasa hati mereka sendiri,” kata Bruce Smith, Presiden dan CEO Wycliffe Associates. “Tapi kemudian mereka mendengar tentang strategi MAST –suatu cara bagi mereka untuk diperlengkapi dalam menerjemahkan sendiri Kitab Suci”.

MAST adalah metode terjemahan kolaboratif yang diajarkan oleh Wycliffe Associates kepada para penerjemah bahasa ibu dalam bentuk lokakarya. Tim-tim dari gereja lokal mengelola proyek-proyek bahasa, yang terdiri dari empat langkah penyusunan dan empat langkah pemeriksaan.

Para penerjemah dan pemimpin gereja setempat terlibat dalam proses pemeriksaan berkelanjutan untuk memastikan keakuratan terjemahan akhir.

Di negara dimana Wycliffe Associates berharap dapat meluncurkan sedikitnya 10 lokakarya MAST, setiap gerakan orang Kristen dilacak dan diawasi secara ketat oleh pemerintah.

“Ada ribuan gereja rumah rahasia di negara ini,” kata Smith, “dan kami memiliki laporan tentang semakin banyaknya orang yang datang kepada Kristus. Namun, jutaan orang yang menghadiri gereja-gereja ini, tidak memiliki Alkitab dalam bahasa mereka sendiri”.

Selain pelatihan MAST, Wycliffe Associates juga menyediakan dukungan teknologi kepada para penerjemah, seperti komputer tablet yang sudah dilengkapi dengan aplikasi penerjemahan Alkitab, teknologi penerjemahan Alkitab open source, dan sistem pencetak portabel.

Wycliffe Associates telah menerima kabar tentang orang-orang Kristen di desa-desa kecil yang berupaya untuk mulai menerjemahkan Alkitab ke dalam bahasa mereka sendiri, tetapi beberapa di antara mereka berhasil ditemukan oleh pihak berwenang, yang kemudian menyita hasil karya mereka. Para penerjemah ini dihukum dan beberapa dilarang bepergian karena dianggap menjadi ancaman bagi negara.

“Ini sangat penting bagi mereka—lebih penting dari apapun dalam hidup mereka,” kata Smith. “Mereka bersedia mempertaruhkan segalanya”.

Setiap proyek bahasa akan menelan biaya hampir 280 juta rupiah. Dana tersebut diupayakan secara swadaya oleh Wycliffe Associates.

Saat ini ada 1.058 proyek terjemahan MAST yang sedang berlangsung di seluruh dunia. [ ]