DC News:

SEBELUMNYA

RENUNGAN Memulihkan Persekutuan yang Rusak

BERIKUTNYA

RENUNGAN Serupa Dengan Kristus

renungan

Purpose Driven Life

Melindungi Gerejamu

“Dan berusahalah memelihara kesatuan Roh oleh ikatan damai sejahtera” (Efesus 4:3)

Kesatuan roh (henoteta tou Pneumatos) adalah jiwa persekutuan, dan kita harus berusaha menjaganya. Kepada jemaat di Efesus, Paulus menyebutkan bahwa dasar kesatuan itu adalah keesaan TUHAN (Efesus 4:5-6) dalam konsep Trinitas: BAPA, Anak dan Roh Kudus. Sebagai orang-orang yang percaya kepada satu TUHAN, maka sudah seharusnya kita memelihara kesatuan, sebab kita percaya kita semua berasal dari TUHAN yang sama.

Karena itu ada beberapa hal penting harus kita perhatikan untuk memelihara kesatuan dan sekaligus melindungi persekutuan atau gereja kita:

Pertama, fokuslah pada kesamaan-kesamaan yang menyatukan, bukan pada perbedaan-perbedaan yang bisa memecah belah. Perbedaan memang ada, tetapi TUHAN menghendaki kesatuan.

Kedua, realistislah dalam berharap. Kita mungkin berharap pada bentuk ideal persekutuan kita, tetapi sibuk mengkritik kenyataan yang ada adalah bukti ketidakdewasaan kita. Sebaliknya, menerima saja tanpa mengusahakan yang ideal berarti kita terlalu cepat puas.

Ketiga, pilihlah untuk menguatkan, bukan mengkritik. Terlalu sibuk mengkritik menunjukkan keangkuhan kita dan melukai persekutuan kita. Daripada sibuk mengkritik kelemahan-kelemahan yang ada, lebih baik kita berusaha mengembangkan kekuatan-kekuatan yang ada.

Keempat, jangan bergosip dan tolaklah gosip. Menyebarkan maupun mendengarkan gosip sama-sama merugikan persekutuan. Orang yang senang bergosip tentang orang lain, juga senang bergosip tentang kita. Maka, jangan sampai kita justru ikut terlibat mendukung penyebaran gosip.

Kelima, terapkan metode penyelesaian konflik ala Yesus. Jika ada anggota persekutuan yang berbuat salah, mulailah dengan menegurnya empat mata, supaya dia bisa pulih dan menjauhi perbuatannya yang tidak baik. Jika ia tidak mendengar nasihat kita, bawalah seorang atau dua orang lagi. Jika ia tetap menolak, barulah disampaikan kepada jemaat (Mat. 18:15-17).

Keenam, dukunglah gembala, para pendeta, diaken dan pemimpin-pemimpin dalam persekutuan kita. Mereka bukan pemimpin yang sempurna, tetapi TUHAN-lah yang telah menetapkan mereka, dan mereka jugalah yang dengan tekun mendoakan kita dalam setiap pergumulan kita. Kita melindungi persekutuan kita dengan menghormati mereka. Amin!

Bagaimana pandangan Anda tentang renungan ini?

Bagikan renungan ini kepada yang lain:

Tanggapan

Yang Terbaru:
Video Terbaru: