Warta Sepekan
Edisi 018 | 25 Mei - 1 Juni 2026
Renungan
Yesaya 42:10
Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN dan pujilah Dia dari ujung bumi, hai kamu yang turun ke laut, hai segala isinya, pulau-pulau dengan segala penduduknya — Yesaya 42:10 (TB2)
Nyanyian Baru, Harapan Baru
Ketika kita mendengar kata “nyanyian baru” (shīr khadash), kita sering kali berpikir tentang melodi yang baru digubah atau aransemen musik yang kekinian. Namun, dalam teks Yesaya 42:10, nyanyian baru bukan semata menekankan soal nada atau lagu, melainkan sebuah tema baru dari babak karya keselamatan Allah.
Jika di masa lalu umat Israel menyanyikan lagu keselamatan setelah keluar dari perbudakan Mesir, kini nabi Yesaya mengajak kita menyanyikan nyanyian keselamatan yang akan datang—sebuah nubuatan eskatologis tentang era Mesianik.
Menariknya, teks asli menggunakan bentuk maskulin untuk kata “nyanyian”. Berbeda dengan bentuk feminin (shīrâ) yang sering menggambarkan pergumulan masa lalu layaknya seorang perempuan yang melahirkan, bentuk maskulin di sini merujuk pada penebusan akhir yang penuh kemenangan. Ini adalah sebuah pengharapan yang pasti, yang seharusnya mengubah cara kita memandang masa depan.
Alam sebagai “Mitra Penyembahan”
Sering kali, ketika berbicara tentang akhir zaman (eskatologi), pikiran kita langsung tertuju pada kehancuran dunia: perang, bencana, dan bumi yang binasa. Sikap gereja terkadang menjadi pasif, menganggap kerusakan alam sebagai “tanda akhir zaman” yang tidak bisa dicegah.
Namun, Yesaya 42 membawa perspektif yang sangat berbeda melalui pendekatan Ekoteologi. Melalui personifikasi ciptaan, nabi Yesaya memperlihatkan bagaimana alam semesta dipandang:
“Ketika kita merusak alam, kita sebenarnya sedang merusak paduan suara kosmik yang diciptakan untuk memuliakan Tuhan.” Bumi ini adalah milik Tuhan, dan tugas kita sebagai manusia sejak awal adalah mengelolanya dengan penuh tanggung jawab (Kej. 2:15).
Tanggung Jawab Kosmik Kita
Sebagai orang yang telah mengalami damai sejahtera Allah, kita memiliki tanggung jawab kosmik yang termanifestasi dalam dua hal (Yes. 42:15-17):
1. Memperbaiki (Tiqqūn ‘Ōlam)
Proses penebusan Allah digambarkan dengan pemulihan alam. Kita dipanggil untuk memiliki kepekaan terhadap kerusakan lingkungan di sekitar kita dan ikut serta dalam gerakan memulihkan atau memperbaiki dunia (tiqqūn ‘ōlam).
2. Tindakan Preventif terhadap “Berhala Modern”
Yesaya mengecam penyembahan berhala. Di era modern saat ini, berhala itu sering kali berwujud industrialisasi yang kebablasan, ketamakan materi, dan pendewaan teknologi yang mengorbankan kelestarian bumi. Kita dipanggil untuk membangun kesadaran preventif demi menjaga lingkungan.
Bahkan sejak zaman Taurat, Tuhan sudah memberikan prinsip Bal Tashkhīth—larangan merusak alam. Dalam Ulangan 20:19-20, bahkan dalam situasi perang sekalipun, manusia dilarang menebang pohon yang menghasilkan makanan demi kepentingan sesaat. Pohon bukanlah musuh yang harus ikut dikepung.
Minggu ini, mari kita wujudkan “nyanyian baru” kita melalui tindakan nyata merawat bumi. Mulailah dari hal kecil: mengurangi sampah plastik, menghemat air, menanam pohon, atau tidak membuang sampah sembarangan. Ingatlah bahwa setiap tindakan kita merawat lingkungan adalah bagian dari menjaga keharmonisan “paduan suara kosmik” yang sedang memuliakan Penciptanya. Amin!
Ulang Tahun Jemaat
“Kiranya diberikan-Nya kepadamu apa yang kaukehendaki dan dijadikan-Nya berhasil apa yang kau rancangkan” Mazmur 20:4
Bagi jemaat yang datanya belum tercatat, harap menghubungi Sekretariat
Info Gereja
GERAKAN BACA DENGAR ALKITAB SETIAP HARI -Utk Remaja, Dewasa, Orang tua: 3 pasal -Utk anak anak: 5 ayat (bisa lebih) DIMULAI HARI SENIN, TGL. 16 JUNI 2025DI TEMPAT MASING - MASING
IBADAH KELUARGA Berharap dilaksanakan setiap hari Senin - Jumat di rumah masing-masing. Jika tidak memungkinkan setiap hari Senin sampai Jumat, maka wajib dilaksanakan sekali dalam seminggu yaitu hari Selasa.
Mari terus dukung program D20K (Donasi Rp. 20.000 per orang per bulan) Donasi dapat dikirimkan melalui Rekening BCA: 887-0532-637a.n. Ester Joice Pilat S TH atau klik tombol di bawah ini:Kirim D20K
Buka tautanAgenda Kegiatan
PIC: Sekretariat (6281513413809)
Lokasi: Pos PI Hineni Rehobot
"Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, karena Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita." (2 Korintus 9:7)
Bank BCA
Octafred Yosimend P atau Rahel Natalia S
Bank BCA
Ester Joice P atau Rahel Natalia S
Mohon konfirmasi melalui WhatsApp setelah melakukan transfer pelayanan kasih Anda.
KONFIRMASI SEKARANG