"Simson punya karunia besar, tetapi karakternya tidak sekuat kekuatan fisik yang dimilikinya. Ia tidak menjaga hatinya, tidak mengendalikan keinginannya"
“Ia pun terjaga dari tidurnya; pikirnya, ‘Seperti yang sudah-sudah, aku akan luput dan meronta lepas.’ Namun, ia tidak sadar bahwa TUHAN telah meninggalkan dia” (Hakim-hakim 16:20b—TB2)
Kisah Simson bukan sekadar kisah tentang kekuatan besar bak Superman. Kisah ini sebenarnya adalah cermin kehidupan—tentang bagaimana seseorang yang dipilih Tuhan bisa jatuh karena pilihan-pilihannya sendiri.
Sejak lahir, Simson sudah dipisahkan untuk Tuhan. Hidupnya seharusnya bergantung penuh pada Tuhan. Kekuatan yang ia miliki bukan dari dirinya sendiri, tetapi dari Tuhan.
Namun, ada satu masalah besar: Simson sering mengikuti apa yang “menarik di matanya.” Ia tertarik pada perempuan Filistin karena ia merasa itu “baik di matanya.” Ini bukan sekadar soal perasaan, tetapi tanda bahwa ia mulai berjalan mengikuti keinginannya sendiri, bukan lagi kehendak Tuhan.
Di sinilah letak kegagalannya. Simson punya karunia besar, tetapi karakternya tidak sekuat kekuatan fisik yang dimilikinya. Ia tidak menjaga hatinya, tidak mengendalikan keinginannya. Akibatnya, ia kehilangan hubungan dengan Tuhan—bahkan tanpa ia sadari.
Ayat yang kita baca sangat menyedihkan: Simson berpikir semuanya masih sama seperti dulu, padahal Tuhan sudah meninggalkannya.
Kisah ini mengingatkan kita bahwa karunia saja tidak cukup. Anak-anak bisa punya bakat, kemampuan, bahkan berkat dari Tuhan. Tapi kalau karakter mereka tidak dibentuk, semua itu bisa hilang arah.
Keluarga adalah tempat utama membentuk karakter—bukan hanya mengajarkan mana yang benar, tetapi melatih anak untuk hidup benar.
Keluarga perlu mengajarkan bagaimana mengendalikan diri; bagaimana memilih yang benar, bukan hanya yang menyenangkan; dan bagaimana tetap setia pada Tuhan, meskipun ada banyak godaan. Amin!
KELUARGA ADALAH SEKOLAH TERBAIK UNTUK MEMBENTUK KARAKTER
Bagikan Artikel
Percakapan Jemaat
Komentar
0 komentar ditampilkan.
Tulis Komentar
Silakan isi nama dan alamat e-mail. Komentar tamu akan ditinjau moderator sebelum ditampilkan.