Berita

Hanya 5 Persen Kaum Evangelikal Kulit Putih AS Nilai Trump Sangat Religius, Mayoritas Tetap Anggap Ia Membela Keyakinan

Survei Pew Research Center menunjukkan hanya 5 persen evangelikal kulit putih menilai Donald Trump sangat religius, meski mayoritas tetap menganggapnya membela keyakinan mereka

Hanya 5 Persen Kaum Evangelikal Kulit Putih AS Nilai Trump Sangat Religius, Mayoritas Tetap Anggap Ia Membela Keyakinan
Berita 28 April 2026 73 views

Ukuran font

100%
"Survei Pew Research Center menunjukkan hanya 5 persen evangelikal kulit putih menilai Donald Trump sangat religius, meski mayoritas tetap menganggapnya membela keyakinan mereka"

WASHINGTON DC, DC News – Survei terbaru Pew Research Center menunjukkan bahwa hanya sebagian kecil evangelikal kulit putih di Amerika Serikat yang menilai Presiden Donald Trump sebagai sosok yang sangat religius, meskipun mayoritas tetap melihatnya sebagai pembela kepentingan keagamaan mereka.

Dalam survei yang dilakukan pada 6–12 April 2026 terhadap 3.592 responden dewasa AS, hanya 5 persen evangelikal kulit putih yang menyebut Trump “sangat religius”. Temuan ini sejalan dengan penilaian publik secara nasional, di mana hanya 5 persen warga Amerika memiliki pandangan serupa.

Sebaliknya, sekitar 70 persen responden secara nasional menilai Trump “tidak terlalu religius” atau “sama sekali tidak religius”, sementara 24 persen menilai ia “cukup religius”.

Persepsi rendah, dukungan tetap tinggi

Di kalangan evangelikal kulit putih—basis pemilih penting bagi Trump—sebanyak 51 persen menyatakan presiden tidak religius, sementara 44 persen menilai ia cukup religius.

Meski demikian, sekitar 67 persen dari kelompok ini mengatakan Trump setidaknya “sedikit” membela orang-orang dengan keyakinan agama yang sama dengan mereka. Angka ini merupakan yang tertinggi dibanding kelompok Kristen lainnya.

Peneliti Pew Research Center, Chip Rotolo, dalam analisisnya mencatat bahwa fenomena ini menunjukkan adanya pemisahan antara persepsi religiositas pribadi dan dukungan politik.

“Bahkan di antara pendukung terkuatnya, hanya sebagian kecil yang menganggap Trump sangat religius,” tulis Rotolo.

Ia menambahkan, hanya 8 persen pemilih Partai Republik yang memiliki pandangan tersebut.

Tren relatif stabil sejak 2020

Data Pew menunjukkan pola ini relatif konsisten dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2020, hanya sekitar 12 persen evangelikal kulit putih yang menyebut Trump sangat religius, meskipun dukungan politik mereka tetap solid.

Perbandingan dengan survei sebelumnya juga menunjukkan perubahan yang terbatas. Pada Februari 2024, sekitar 68 persen responden nasional menilai Trump tidak religius—angka yang kini meningkat tipis menjadi 70 persen.

Perubahan lebih signifikan terlihat pada kelompok tertentu, seperti Katolik Hispanik, di mana 80 persen kini menilai Trump tidak religius, naik dari sekitar 60 persen pada 2024. Selain itu, 55 persen kelompok ini menyatakan Trump tidak membela keyakinan mereka.

Faktor kebijakan lebih dominan

Pew Research Center dalam berbagai laporan sebelumnya menegaskan bahwa dukungan evangelikal terhadap Trump lebih banyak didorong oleh agenda kebijakan, bukan persepsi terhadap kehidupan religius pribadinya.

Trump diketahui kerap mengangkat isu yang penting bagi kelompok evangelikal, seperti pembatasan aborsi, kebebasan beragama, dan penunjukan hakim konservatif—faktor yang secara historis memperkuat dukungan mereka.

Dalam beberapa kesempatan publik, Trump juga menampilkan simbolisme keagamaan. Namun, langkah-langkah tersebut kerap menuai perhatian dan kontroversi, termasuk penggunaan simbol atau narasi religius dalam komunikasi politiknya.

Metodologi survei

Survei ini dilakukan menggunakan American Trends Panel milik Pew Research Center, yang dikenal sebagai panel survei berbasis probabilitas. Pew juga menyediakan secara terbuka kuesioner, data topline, dan metodologi lengkap, sebagai bagian dari standar transparansi lembaga tersebut. []

Editor: OYR

Bagikan Artikel

Survei Pew Research Center menunjukkan hanya 5 persen evangelikal kulit putih menilai Donald Trump sangat religius, meski mayoritas tetap menganggapnya membela keyakinan mereka

Tags

Donald Trump Pew Research Center Evangelikal Amerika Politik AS Agama dan Politik Survei Amerika Pemilih Republik Isu Keagamaan Amerika Serikat Trump dan Agama

Percakapan Jemaat

Komentar

0 komentar ditampilkan.

Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama membagikan tanggapan Anda.

Tulis Komentar

Silakan isi nama dan alamat e-mail. Komentar tamu akan ditinjau moderator sebelum ditampilkan.

Komentar akan masuk antrean moderasi sampai disetujui moderator.

Publikasi Terkait

Bacaan Lainnya

Lihat daftar

Persembahan & Donasi

"Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, karena Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita." (2 Korintus 9:7)

Umum & Pembangunan

Bank BCA

8870566159

Octafred Yosimend P atau Rahel Natalia S

Persepuluhan

Bank BCA

8870566701

Ester Joice P atau Rahel Natalia S

Mohon konfirmasi melalui WhatsApp setelah melakukan transfer pelayanan kasih Anda.

KONFIRMASI SEKARANG

Hubungi Kami

Kapel Alfa

Taman Alfa Indah Blok J-1 No. 39-40, Jakarta Selatan

Telepon: 0815-1341-3809

WhatsApp: 6281513413809

Pos PI HOPE

Ruko Maisonette No. 42, Jl. Raya Joglo, Jakarta Barat

Telepon: 0812-1085-0659

WhatsApp: 6281210850659

Pos PI Hineni Rehobot

Kota Kertabumi Commercial Estate B-35, Karawang Barat, Jawa Barat

Telepon: 0895-6182-11600

WhatsApp: 62895618211600