Berita

ISIS Menggila di Kongo: Umat Kristen Dibantai, Desa Bermandikan Darah

Kelompok ADF yang berafiliasi dengan ISIS kembali membantai puluhan warga sipil Kristen di timur Republik Demokratik Kongo. Serangan brutal di Biakato dan Makumo memicu kecaman internasiona…

ISIS Menggila di Kongo: Umat Kristen Dibantai, Desa Bermandikan Darah
Berita 15 Mei 2026 57 views

Ukuran font

100%
"Kelompok ADF yang berafiliasi dengan ISIS kembali membantai puluhan warga sipil Kristen di timur Republik Demokratik Kongo. Serangan brutal di Biakato dan Makumo memicu kecaman internasional dan memperlihatkan krisis kemanusiaan yang makin memburuk"

Wilayah timur Republik Demokratik Kongo kembali berubah menjadi ladang pembantaian. Dalam beberapa hari terakhir, kelompok bersenjata Allied Democratic Forces (ADF) yang berafiliasi dengan ISIS melancarkan serangan brutal ke sejumlah desa di Provinsi Ituri dan North Kivu. Puluhan warga sipil tewas secara mengenaskan, sebagian besar merupakan umat Kristen.

Serangan paling mematikan terjadi di Biakato, wilayah Mambasa, Ituri, pada 7 Mei 2026. Menurut laporan otoritas lokal dan organisasi kemanusiaan, anggota ADF datang pada siang hari dengan menyamar sebagai tentara nasional. Warga yang semula tidak curiga langsung disergap.

Sedikitnya 26 orang dilaporkan tewas. Banyak korban ditemukan dengan luka bacok dan beberapa dipenggal menggunakan parang. Hingga beberapa hari setelah serangan, aparat dan warga masih menemukan mayat di sekitar hutan dan permukiman.

“Di desa kami, yang mengalir bukan air, melainkan darah,” ujar seorang pemimpin komunitas setempat menggambarkan situasi mencekam yang dialami warga.

Belum pulih dari tragedi itu, serangan kembali terjadi pada 10 Mei di Makumo. Kali ini, ADF menyerang pada malam hari. Sedikitnya sembilan warga tewas, puluhan rumah dibakar, dan ratusan penduduk terpaksa melarikan diri ke hutan untuk menyelamatkan nyawa.

Gelombang kekerasan tersebut memperpanjang daftar panjang teror ADF di timur Kongo. Sejak awal Mei 2026, kelompok itu disebut telah membunuh puluhan warga di desa-desa perbatasan Ituri dan North Kivu. Data lembaga pemantau konflik menunjukkan, ratusan warga sipil telah menjadi korban di Ituri sepanjang tahun ini.

Kondisi kemanusiaan di wilayah tersebut pun semakin memburuk. Banyak warga kini hidup berpindah-pindah di hutan tanpa akses makanan, air bersih, maupun layanan kesehatan. Aktivitas pertanian lumpuh total karena warga takut kembali ke ladang.

Pemerintah Amerika Serikat turut bereaksi keras atas pembantaian tersebut. Penasihat Senior Afrika di Departemen Luar Negeri AS, Massad Boulos, mengecam serangan brutal ISIS di Kongo yang dinilai sengaja menargetkan komunitas Kristen.

Washington juga menegaskan komitmennya mendukung stabilitas kawasan Great Lakes dan mendesak perlindungan lebih besar terhadap warga sipil.

Sementara itu, Amnesty International dalam laporan terbaru yang dirilis Mei 2026 menyebut tindakan ADF telah memenuhi unsur kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan. Organisasi HAM itu mendokumentasikan berbagai pelanggaran berat, mulai dari pembunuhan massal, penculikan anak-anak, kerja paksa, hingga kekerasan seksual sistematis.

Amnesty juga menyoroti kegagalan pemerintah Republik Demokratik Kongo dan pasukan Uganda yang menjalankan operasi militer gabungan dalam melindungi warga sipil dari ancaman ADF.

ADF sendiri awalnya merupakan kelompok pemberontak asal Uganda yang muncul pada 1990-an. Dalam beberapa tahun terakhir, kelompok itu berbaiat kepada ISIS dan aktif menjalankan propaganda serta aksi teror di Afrika Tengah. Amerika Serikat telah menetapkan ADF sebagai organisasi teroris asing sejak 2021.

Di tengah ketakutan yang terus menghantui, warga Biakato dan Makumo kini hanya bisa berharap serangan berikutnya tidak kembali datang saat malam tiba.

“Kami tidak tahu malam ini akan membawa apa,” kata seorang penyintas lirih.

Dunia internasional pun kembali diingatkan bahwa di timur Kongo, teror ISIS belum pernah benar-benar berakhir.

(Sumber: International Christian Concern/persecution.org, Xinhua, AFP, Anadolu Agency, Amnesty International, Reuters)

Editor: OYR

Bagikan Artikel

Kelompok ADF yang berafiliasi dengan ISIS kembali membantai puluhan warga sipil Kristen di timur Republik Demokratik Kongo. Serangan brutal di Biakato dan Makumo memicu kecaman in…

Tags

ISIS Kongo Republik Demokratik Kongo ADF umat Kristen pembantaian Kongo terorisme Afrika Biakato Makumo Amnesty International konflik Kongo ISIS Afrika berita internasional perang Afrika

Percakapan Jemaat

Komentar

0 komentar ditampilkan.

Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama membagikan tanggapan Anda.

Tulis Komentar

Silakan isi nama dan alamat e-mail. Komentar tamu akan ditinjau moderator sebelum ditampilkan.

Komentar akan masuk antrean moderasi sampai disetujui moderator.

Publikasi Terkait

Bacaan Lainnya

Lihat daftar

Persembahan & Donasi

"Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, karena Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita." (2 Korintus 9:7)

Umum & Pembangunan

Bank BCA

8870566159

Octafred Yosimend P atau Rahel Natalia S

Persepuluhan

Bank BCA

8870566701

Ester Joice P atau Rahel Natalia S

Mohon konfirmasi melalui WhatsApp setelah melakukan transfer pelayanan kasih Anda.

KONFIRMASI SEKARANG

Hubungi Kami

Kapel Alfa

Taman Alfa Indah Blok J-1 No. 39-40, Jakarta Selatan

Telepon: 0815-1341-3809

WhatsApp: 6281513413809

Pos PI HOPE

Ruko Maisonette No. 42, Jl. Raya Joglo, Jakarta Barat

Telepon: 0812-1085-0659

WhatsApp: 6281210850659

Pos PI Hineni Rehobot

Kota Kertabumi Commercial Estate B-35, Karawang Barat, Jawa Barat

Telepon: 0895-6182-11600

WhatsApp: 62895618211600