"Pasukan UNIFIL Italia mengganti patung salib Yesus yang dirusak prajurit Israel di Desa Debel, Lebanon selatan, setelah memicu kecaman internasional luas"
BEIRUT, DC News – Patung salib Yesus yang dirusak oleh seorang prajurit Israel di Desa Debel, Lebanon selatan, telah diganti oleh pasukan perdamaian Italia yang tergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Penggantian ini dilakukan setelah insiden vandalisme tersebut memicu kecaman luas dari berbagai pihak internasional.
Insiden perusakan terjadi di taman milik sebuah keluarga Kristen di Desa Debel, wilayah yang mayoritas dihuni komunitas Maronit di Distrik Bint Jbeil. Mengutip laporan Reuters dan sejumlah media internasional, patung tersebut dihancurkan menggunakan palu godam oleh seorang prajurit Israel, sementara rekannya mendokumentasikan kejadian itu. Rekaman foto dan video insiden yang beredar luas di media sosial pada 19–20 April 2026 mempercepat reaksi global terhadap peristiwa tersebut.
Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) menyatakan penyesalan atas kejadian tersebut. Dalam keterangan resminya, IDF mengumumkan bahwa dua prajurit yang terlibat langsung telah dicopot dari tugas tempur dan dijatuhi penahanan selama 30 hari. Selain itu, enam prajurit lain yang berada di lokasi namun tidak mencegah tindakan tersebut juga tengah menjalani proses disipliner.
Sebagai bentuk tanggung jawab, IDF sempat mengganti patung yang dirusak pada Selasa (22/4/2026). Namun, patung pengganti itu disebut warga memiliki ukuran lebih kecil dan desain yang berbeda, sehingga belum sepenuhnya diterima oleh komunitas setempat.
Kontingen Italia dalam UNIFIL kemudian mengambil inisiatif dengan menyumbangkan patung salib baru yang lebih menyerupai bentuk aslinya. Proses pemasangan dilakukan bersama warga desa dan perwakilan gereja setempat, mencerminkan kolaborasi antara pasukan penjaga perdamaian dan komunitas lokal.
Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengapresiasi langkah tersebut. Dalam pernyataan resmi, ia menyampaikan terima kasih kepada Komandan Diodato Abagnara dan seluruh kontingen Italia di UNIFIL atas kontribusi mereka. Menurut Meloni, pemasangan patung baru tersebut menjadi simbol harapan, dialog, dan perdamaian di tengah situasi yang sensitif.
Sementara itu, Wakil Perdana Menteri Italia Antonio Tajani sebelumnya menyampaikan kecaman terhadap tindakan vandalisme tersebut di Senat Italia. Ia menegaskan bahwa penghormatan terhadap simbol keagamaan merupakan prinsip penting dalam menjaga stabilitas dan toleransi, sekaligus mengapresiasi langkah cepat pemerintah Israel dalam menindak pelaku.
Reaksi juga datang dari pemimpin Katolik di Tanah Suci yang menyatakan kecaman mendalam. Sejumlah laporan menyebutkan bahwa Nuncio Apostolik untuk Lebanon, Paolo Borgia, turut mengunjungi Debel dan memberkati patung baru sebelum dipasang.
Peristiwa ini terjadi di tengah ketegangan yang masih berlangsung di wilayah perbatasan Lebanon selatan pasca-konflik Israel-Hizbullah. Hingga kini, UNIFIL terus menjalankan mandatnya untuk memantau gencatan senjata dan menjaga stabilitas kawasan.
Penggantian patung oleh pasukan Italia dipandang sebagai langkah simbolis yang menegaskan pentingnya penghormatan terhadap kebebasan beragama serta upaya menjaga rekonsiliasi di wilayah yang rentan konflik. []
Editor: OYR
Dapatkan berita terbaru kami melalui:
Bagikan Artikel
Percakapan Jemaat
Komentar
0 komentar ditampilkan.
Tulis Komentar
Silakan isi nama dan alamat e-mail. Komentar tamu akan ditinjau moderator sebelum ditampilkan.