Berita

Trump “Baptis” Amerika di National Mall, Ribuan Orang Berdoa

Ribuan orang menghadiri Rededicate 250 di National Mall, reli doa bertema Amerika yang didukung Trump dan dikritik karena mencampur agama dengan politik

Trump “Baptis” Amerika di National Mall, Ribuan Orang Berdoa
Berita 18 Mei 2026 147 views

Ukuran font

100%
"Ribuan orang menghadiri Rededicate 250 di National Mall, reli doa bertema Amerika yang didukung Trump dan dikritik karena mencampur agama dengan politik"

Ribuan orang memadati National Mall, Washington, D.C., Minggu (17/5/2026), dalam reli doa sehari penuh bertajuk “Rededicate 250”. Acara itu digelar menjelang peringatan 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat dan mengusung seruan untuk “mendedikasikan kembali” negeri itu sebagai “One Nation Under God”.

Di tengah latar Monumen Washington, panggung acara dipenuhi musik pujian, doa, simbol patriotik, serta ikonografi Kristen. Presiden Donald Trump tampil melalui rekaman video, membacakan ayat dari Kitab 2 Tawarikh—bagian Alkitab yang kerap dikutip kelompok yang memandang Amerika sebagai bangsa yang dibangun di atas fondasi Kristen.

Acara ini tidak berdiri sendiri. Laman resmi Gedung Putih juga menampilkan inisiatif America Prays, dengan ajakan doa dan “rededication” Amerika sebagai satu bangsa di bawah Tuhan menjelang ulang tahun ke-250 negara itu.

Sejumlah tokoh politik dan agama konservatif turut dikaitkan dengan acara tersebut. Laporan media menyebut nama-nama seperti Ketua DPR Mike Johnson, Senator Tim Scott, serta tokoh evangelikal Franklin Graham dan Paula White-Cain. Program itu didominasi pembicara Kristen, meski ada pula partisipasi Rabbi Meir Soloveichik.

Namun, reli ini langsung memantik kritik keras. Kelompok sekuler dan Kristen progresif menilai acara tersebut mengaburkan batas antara negara dan agama, serta memberi panggung bagi nasionalisme Kristen. Freedom From Religion Foundation dan Faithful America bahkan menggelar aksi protes terhadap apa yang mereka sebut sebagai keterikatan pemerintah dengan agenda keagamaan tertentu.

Bagi pendukungnya, Rededicate 250 adalah momentum spiritual untuk mengucap syukur dan memohon tuntunan Tuhan bagi masa depan Amerika. Bagi pengkritiknya, acara itu menjadi sinyal menguatnya pencampuran agama, politik, dan identitas nasional di bawah pemerintahan Trump.

(Sumber: AP, The Guardian, Freedom 250, White House, FFRF, Faithful America)

Editor: OYR

Bagikan Artikel

Ribuan orang menghadiri Rededicate 250 di National Mall, reli doa bertema Amerika yang didukung Trump dan dikritik karena mencampur agama dengan politik

Tags

Trump Rededicate 250 National Mall Amerika Serikat doa nasional Kristen nasionalis politik AS kebebasan beragama Freedom 250 JD Vance

Percakapan Jemaat

Komentar

0 komentar ditampilkan.

Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama membagikan tanggapan Anda.

Tulis Komentar

Silakan isi nama dan alamat e-mail. Komentar tamu akan ditinjau moderator sebelum ditampilkan.

Komentar akan masuk antrean moderasi sampai disetujui moderator.

Publikasi Terkait

Bacaan Lainnya

Lihat daftar

Persembahan & Donasi

"Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, karena Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita." (2 Korintus 9:7)

Umum & Pembangunan

Bank BCA

8870566159

Octafred Yosimend P atau Rahel Natalia S

Persepuluhan

Bank BCA

8870566701

Ester Joice P atau Rahel Natalia S

Mohon konfirmasi melalui WhatsApp setelah melakukan transfer pelayanan kasih Anda.

KONFIRMASI SEKARANG

Hubungi Kami

Kapel Alfa

Taman Alfa Indah Blok J-1 No. 39-40, Jakarta Selatan

Telepon: 0815-1341-3809

WhatsApp: 6281513413809

Pos PI HOPE

Ruko Maisonette No. 42, Jl. Raya Joglo, Jakarta Barat

Telepon: 0812-1085-0659

WhatsApp: 6281210850659

Pos PI Hineni Rehobot

Kota Kertabumi Commercial Estate B-35, Karawang Barat, Jawa Barat

Telepon: 0895-6182-11600

WhatsApp: 62895618211600