Berita

NASA Soroti Langit Bekasi: TPA Bantargebang Semburkan 6,3 Ton Metana per Jam, No. 2 Penghancur Iklim Dunia yang Ancam Nyawa Warga!

Temuan satelit NASA ungkap TPST Bantargebang Bekasi sebagai penyumbang emisi metana terbesar kedua dunia dengan 6,3 ton/jam sepanjang 2025. Ancaman krisis iklim global plus bahaya kesehatan…

NASA Soroti Langit Bekasi: TPA Bantargebang Semburkan 6,3 Ton Metana per Jam, No. 2 Penghancur Iklim Dunia yang Ancam Nyawa Warga!
Berita 6 Mei 2026 398 views

Ukuran font

100%
"Temuan satelit NASA ungkap TPST Bantargebang Bekasi sebagai penyumbang emisi metana terbesar kedua dunia dengan 6,3 ton/jam sepanjang 2025. Ancaman krisis iklim global plus bahaya kesehatan serius bagi warga sekitar: ISPA, asma, diare, hingga risiko kanker – fakta lengkap dan dampaknya"

Langit Bekasi kini berada dalam radar darurat iklim dan kesehatan publik dunia. Data satelit dari instrumen EMIT milik NASA di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) bersama satelit Tanager-1 Planet Labs mengungkap fakta mencengangkan: Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang menyemburkan rata-rata 6,3 ton metana per jam sepanjang 2025. Angka ini menempatkannya di peringkat kedua sebagai penyumbang emisi metana terbesar dari sektor limbah di dunia.

Hanya kalah tipis dari TPA Campo de Mayo di Argentina (7,6 ton/jam), Bantargebang bahkan sempat mencatat lonjakan hingga lebih dari 12 ton per jam pada pertengahan 2025. Persistensinya nyaris sempurna: emisi terdeteksi setiap kali satelit melintas. Laporan “Spotlight on the Top 25 Methane Plumes in 2025: Landfills” yang dirilis UCLA Emmett Institute melalui STOP Methane Project pada 20 April 2026 menjadikan Bantargebang sorotan global.

Dari lebih 2.994 plume metana yang tercatat Carbon Mapper dari 707 lokasi limbah dunia, Bantargebang menjadi yang terburuk di Asia. Metana yang dihasilkan dari dekomposisi anaerob sampah organik ini 80 kali lebih kuat daripada CO₂ dalam jangka pendek. Emisi 5 ton metana per jam saja setara dengan pemanasan global tahunan dari sekitar 1 juta SUV atau satu PLTU batu bara berkapasitas 500 MW.

Dampak Buruk Bagi Manusia

Ancaman tak hanya global, tapi langsung mengintai warga sekitar Bantargebang dan Bekasi. Gas metana disertai senyawa beracun lain seperti hidrogen sulfida (H₂S), amonia, merkaptan, dan volatile organic compounds (VOC) menyebabkan polusi udara kronis. Prevalensi penyakit pernapasan melonjak: Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA), asma, bronkitis, hingga tuberkulosis. Anak-anak dan lansia paling rentan mengalami kerusakan paru-paru permanen.

Warga juga rentan terhadap penyakit kulit, diare, gangguan pencernaan akibat air tanah tercemar air lindi dan lingkungan tidak higienis. Bau busuk menyengat memicu sakit kepala, mual, dan stres kronis. Paparan jangka panjang berpotensi meningkatkan risiko kanker (seperti limfoma non-Hodgkin, hati, ginjal) serta masalah reproduksi dan perkembangan anak.

TPST Bantargebang yang melayani hampir seluruh sampah Jakarta ini memang sudah overload bertahun-tahun. Rata-rata 7.000–7.700 ton sampah masuk setiap hari, menumpuk setinggi puluhan meter. Akumulasi metana juga berisiko ledakan dan kebakaran, seperti yang pernah terjadi di TPA lain di Indonesia.

Para ahli memperingatkan, tanpa penanganan serius seperti waste-to-energy skala besar, daur ulang masif, dan pengurangan sampah di hulu, “bom waktu” metana ini akan semakin memperparah krisis iklim sekaligus krisis kesehatan masyarakat. Fenomena ini bukan hanya masalah Bekasi atau Jakarta, melainkan cermin kegagalan pengelolaan sampah nasional yang kini dilihat dunia dari angkasa. Saatnya bertindak, sebelum metana Bantargebang benar-benar “membakar” masa depan bumi dan nyawa warganya.

(Sumber: UCLA Emmett Institute/STOP Methane Project 20 April 2026, Carbon Mapper, CNN Indonesia, Kompas, NU Online, data satelit EMIT NASA & Tanager-1)

Editor: OYR

Bagikan Artikel

Temuan satelit NASA ungkap TPST Bantargebang Bekasi sebagai penyumbang emisi metana terbesar kedua dunia dengan 6,3 ton/jam sepanjang 2025. Ancaman krisis iklim global plus bahaya…

Tags

NASA Bekasi metana Bantargebang TPA Bantargebang emisi emisi metana Indonesia UCLA STOP Methane Carbon Mapper krisis iklim sampah super emitter landfill bahaya kesehatan Bantargebang polusi udara Bekasi ISPA anak

Percakapan Jemaat

Komentar

0 komentar ditampilkan.

Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama membagikan tanggapan Anda.

Tulis Komentar

Silakan isi nama dan alamat e-mail. Komentar tamu akan ditinjau moderator sebelum ditampilkan.

Komentar akan masuk antrean moderasi sampai disetujui moderator.

Publikasi Terkait

Bacaan Lainnya

Lihat daftar

Persembahan & Donasi

"Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, karena Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita." (2 Korintus 9:7)

Umum & Pembangunan

Bank BCA

8870566159

Octafred Yosimend P atau Rahel Natalia S

Persepuluhan

Bank BCA

8870566701

Ester Joice P atau Rahel Natalia S

Mohon konfirmasi melalui WhatsApp setelah melakukan transfer pelayanan kasih Anda.

KONFIRMASI SEKARANG

Hubungi Kami

Kapel Alfa

Taman Alfa Indah Blok J-1 No. 39-40, Jakarta Selatan

Telepon: 0815-1341-3809

WhatsApp: 6281513413809

Pos PI HOPE

Ruko Maisonette No. 42, Jl. Raya Joglo, Jakarta Barat

Telepon: 0812-1085-0659

WhatsApp: 6281210850659

Pos PI Hineni Rehobot

Kota Kertabumi Commercial Estate B-35, Karawang Barat, Jawa Barat

Telepon: 0895-6182-11600

WhatsApp: 62895618211600