Pesan Pastoral

Pesan Paskah PGI 2025

Damai Sejahtera Kristus di Tengah Keluarga

Yohanes 20:26

Damai Sejahtera Kristus di Tengah Keluarga
Pesan Pastoral 10 April 2025 114 views

Ukuran font

100%
"Berita Paskah membawa kabar damai sejahtera Tuhan untuk semua keluarga Kristen"

Saudara-Saudari yang terkasih di dalam Tuhan Yesus Kristus,

Selamat memasuki masa Paskah 2025. Tema Paskah PGI tahun ini adalah “Damai Sejahtera Kristus di Tengah Keluarga”. Tema ini bertolak dari Yohanes 20: 26. Dalam ayat tersebut diceritakan bahwa karena ketakutan terhadap ancaman, murid-murid Yesus menutup pintu. Tuhan Yesus yang bangkit datang dan berdiri di tengah-tengah para murid yang mengunci pintu rumah tersebut. Kepada mereka, Tuhan Yesus berkata: “Damai sejahtera bagi kamu”.

Kehadiran Kristus yang menyampaikan damai sejahtera di tengah para murid yang ketakutan dan menutup pintu rumahnya menegaskan hal penting dan berharga. Damai sejahtera-Nya bukan sesuatu yang jauh dan abstrak. Damai sejahtera-Nya dekat dan nyata. Ia mengaruniakan damai sejahtera itu di dalam rumah, di tengah keluarga. Berita Paskah  membawa kabar damai sejahtera Tuhan untuk semua keluarga Kristen.

Saat Tuhan Yesus bangkit, para murid dan keluarganya mengalami ancaman. Mereka dianggap sesat. Sebagian orang Yahudi membenci mereka. Itu yang membuat mereka ketakutan, lalu mengunci pintu rumah tempat mereka berkumpul.

Dalam situasi seperti itu, Tuhan Yesus  hadir dan mengaruniakan damai sejahtera-Nya. Oleh damai sejahtera Kristus, hidup mereka mengalami transformasi. Mereka merasakan kuasa kebangkitan Tuhan yang ajaib. Mereka tidak lagi takut. Kehadiran Kristus di tengah mereka memampukan mereka bukan saja untuk menghadapi ancaman. Mereka bahkan bisa menjadi saksi Tuhan di tengah ancaman. Dalam kisah Rasul diceritakan, kehadiran dan kuasa Tuhan yang memberikan damai sejahtera itu memungkinkan mereka bersekutu, melayani dan bersaksi, mulai dari keluarga: “Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergiliran dan makan bersama-sama dengan gembira dan tulus hati, sambil memuji Allah dan mereka disukai semua orang”. Karena persekutuan, pelayanan, dan kesaksian yang mereka lakukan, terjadi transformasi di masyarakat: semakin banyak orang yang menerima Injil Tuhan (Kis. 2:46-47).

Sidang Raya XVIII PGI di Toraja menyebutkan terjadinya krisis keluarga, yaitu  “ancaman stabilitas, keseimbangan, fungsi, dan harmoni keluarga akibat budaya patriarki dominan, masalah ekonomi, kesehatan, konflik, dan penggunaan teknologi media sosial yang berlebihan”.  Bentuk dari krisis keluarga yang muncul antara lain kekerasan dalam rumah tangga, kesulitan ekonomi, maraknya judi online, pinjaman  online, termasuk di dalamnya isu kesehatan mental” (DKG, hal., 223).

Dalam momen Paskah tahun ini, keluarga Kristen perlu terus menghayati kehadiran dan kuasa Kristus di tengah keluarga, yang mengaruniakan damai sejahtera. Dalam pemahaman seperti itu, tiap keluarga Kristen pada hakekatnya adalah gereja rumah tangga (ecclesia domestica). Keluarga Kristen tidak boleh membiarkan rumah mereka menjadi rumah yang penuh kekerasan, hilang harapan, dan ketidakpedulian. Sebaliknya tiap rumah tangga Kristen dipanggil untuk mengalami damai sejahtera Kristus yang memampukan mereka hidup adil, damai, saling peduli, tanpa kekerasan, dan penuh harapan. Selanjutnya tiap rumah tangga Kristen yang telah mengalami damai sejahtera Tuhan diajak untuk tidak menutup pintu rumahnya dan memegang Kristus hanya untuk diri mereka sendiri. Tiap rumah tangga Kristen dipanggil keluar dari pintu yang tertutup kepada terang Kristus yang sudah bangkit (Yoh. 20:17).

Semua keluarga Kristen berperan melaksanakan misi Allah Trinitas di dalam kehidupannya. Allah mengaruniakan keluarga Kristen kuasa Roh Kudus untuk membagikan damai sejahtera karena kebangkitan Kristus kepada masyarakat dan alam sekitarnya (bdk. Yohanes 20:21-22). Kita prihatin dengan meningkatnya jumlah anggota keluarga yang mengalami ketidak-sehatan mental. Beberapa orang yang tidak bisa mengatasi kesehatan mentalnya kemudian mengakhiri hidup. Dan ini yang membuat angka bunuh diri meningkat  di Indonesia. Selain itu, terjadi juga kesenjangan generasi yang membuat buruknya komunikasi antar anggota keluarga.  Hal ini menjadi pengingat keras bagi gereja agar mengambil tindakan untuk mendampingi warga jemaat dengan pendekatan holistik.

Salah satu wujud damai sejahtera Kristus adalah sikap hidup yang menghargai segenap ciptaan Allah, di dalamnya adalah sikap ugahari. Tiap anggota keluarga perlu  bersyukur dengan apa yang Tuhan karuniakan, saling peduli dan menguatkan sebagai anggota keluarga, solider atau mau berbagi kepada orang lain yang membutuhkan, dan memperjuangkan sistem ekonomi dan politik yang berpihak kepada kelompok yang lemah (preferential option for the weak) serta melestarikan alam. Sikap tersebut relevan di tengah makin beratnya beban hidup karena krisis ekonomi global yang mengakibatkan makin mahalnya biaya hidup. Saat ini, banyak orang terjebak dalam keputusasaan, bahkan mengambil jalan pintas melakukan kekerasan atau mengakhiri hidup.

Kiranya, melalui tema perayaan Paskah ini, gereja-gereja di Indonesia dapat mendorong dan memfasilitasi anggota jemaat untuk menghidupi gereja rumah tangga (ecclesia domestica), sehingga keluarga-keluarga Kristen menjadi kuat berakar di dalam Tuhan, menimba kekuatan iman dari kehidupan doa yang tekun dan giat belajar Firman Tuhan bersama. Dengan daya tahan iman dan kemampuan bertumbuh bersama dalam menghadapi kesulitan, keluarga Kristen dapat menjadi teladan bagi masyarakat Indonesia. Teladan ini pada gilirannya berkontribusi pada terwujudnya Indonesia emas 2045, di mana salah satu misinya adalah terwujudnya keluarga yang berkualitas.

Selamat memasuki masa raya Paskah. Tuhan memberkati gereja-gereja di Indonesia dan pelayanannya di dalam keluarga, masyarakat, dan bangsa.

Atas nama
Majelis Pekerja Harian PGI

Pdt. Jacklevyn F. Manuputty
Ketua Umum

Pdt. Darwin Darmawam
Sekretaris Umum

Bagikan Artikel

Berita Paskah membawa kabar damai sejahtera Tuhan untuk semua keluarga Kristen

Tags

Tema Paskah 2025 PGI keluarga ecclesia domestica Yohanes 20: 26
Tim GKRIDC

Tim GKRIDC

Penulis melayani melalui publikasi ini untuk menguatkan jemaat dalam firman dan kehidupan sehari-hari.

Percakapan Jemaat

Komentar

0 komentar ditampilkan.

Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama membagikan tanggapan Anda.

Tulis Komentar

Silakan isi nama dan alamat e-mail. Komentar tamu akan ditinjau moderator sebelum ditampilkan.

Komentar akan masuk antrean moderasi sampai disetujui moderator.

Publikasi Terkait

Bacaan Lainnya

Lihat daftar

Persembahan & Donasi

"Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, karena Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita." (2 Korintus 9:7)

Umum & Pembangunan

Bank BCA

8870566159

Octafred Yosimend P atau Rahel Natalia S

Persepuluhan

Bank BCA

8870566701

Ester Joice P atau Rahel Natalia S

Mohon konfirmasi melalui WhatsApp setelah melakukan transfer pelayanan kasih Anda.

KONFIRMASI SEKARANG

Hubungi Kami

Kapel Alfa

Taman Alfa Indah Blok J-1 No. 39-40, Jakarta Selatan

Telepon: 0815-1341-3809

WhatsApp: 6281513413809

Pos PI HOPE

Ruko Maisonette No. 42, Jl. Raya Joglo, Jakarta Barat

Telepon: 0812-1085-0659

WhatsApp: 6281210850659

Pos PI Hineni Rehobot

Kota Kertabumi Commercial Estate B-35, Karawang Barat, Jawa Barat

Telepon: 0895-6182-11600

WhatsApp: 62895618211600