Berita

Pembantaian Mengerikan: ISIS Suruh Kristen di Kongo Pilih Islam atau Mati

Pembantaian brutal di Konfo: puluhan umat Kristen dibunuh di pesta duka dan desa Bafwakoa. Kekerasan berlanjut 2026, korban ratusan

Pembantaian Mengerikan: ISIS Suruh Kristen di Kongo Pilih Islam atau Mati
Berita 6 Mei 2026 223 views

Ukuran font

100%
"Pembantaian brutal di Konfo: puluhan umat Kristen dibunuh di pesta duka dan desa Bafwakoa. Kekerasan berlanjut 2026, korban ratusan"

Kinshasa, DC News – Malam mencekam di desa Ntoyo, North Kivu, Republik Demokratik Kongo (DRC), berubah menjadi neraka bagi ratusan pelayat Kristen. Militan Allied Democratic Forces (ADF), cabang Afrika Tengah Islamic State (ISCAP), menyamar sebagai warga biasa. Tiba-tiba, kapak dan parang menebas, peluru beterbangan. Setidaknya 60 nyawa melayang, termasuk saudara-saudara yang dibunuh di depan mata keluarga. Rumah-rumah dibakar, anak-anak diculik. Saksi mata tak sanggup melupakan mayat-mayat bergelimpangan.

Ini bukan insiden tunggal. Hanya beberapa bulan lalu, April 2026, serangan serupa menghantam Bafwakoa di Ituri. Korban tewas 43 hingga lebih dari 70 orang, puluhan rumah hangus, dan IS mengklaim bertanggung jawab karena warga menolak “tawaran murah hati” berupa konversi ke Islam atau status dhimmi. Pola yang sama: serangan malam hari terhadap komunitas Kristen mayoritas, pembantaian massal, dan eksploitasi kekacauan akibat konflik M23.

Menurut laporan Amnesty International dan sumber lokal, ADF telah membunuh ratusan hingga lebih dari seribu warga sipil sejak 2025, mayoritas Kristen. Kelompok ini, yang berafiliasi dengan ISIS sejak 2017–2019, sengaja menargetkan “kafir” sesuai propaganda mereka. Sementara pasukan pemerintah kewalahan, dunia internasional lebih fokus pada M23, sehingga kekejaman ADF nyaris terabaikan.

Agnès Callamard dari Amnesty menyatakan, “Kekejaman sistematis ini adalah kejahatan perang yang harus dihentikan.” Pemerintah DRC menjanjikan operasi militer, tapi warga sipil terus menjadi korban tak berdaya di tengah kekacauan timur negara itu.

Kisah horor ini mengingatkan betapa rapuhnya perdamaian di Afrika Tengah. Saat senjata ISIS terus menyala, bisakah dunia diam saja? (Sumber: The Telegraph/Amnesty International, Reuters, Barnabas Aid, Al Jazeera, HRW, Long War Journal – Mei 2026).

Editor: OYR

Bagikan Artikel

Pembantaian brutal di Konfo: puluhan umat Kristen dibunuh di pesta duka dan desa Bafwakoa. Kekerasan berlanjut 2026, korban ratusan

Tags

pembantaian Kongo ADF ISIS DRC serangan Kristen Kongo kekerasan timur DRC 2026 Bafwakoa Ituri Ntoyo North Kivu terorisme Afrika Amnesty International DRC ISCAP Kongo konflik Rwanda M23

Percakapan Jemaat

Komentar

0 komentar ditampilkan.

Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama membagikan tanggapan Anda.

Tulis Komentar

Silakan isi nama dan alamat e-mail. Komentar tamu akan ditinjau moderator sebelum ditampilkan.

Komentar akan masuk antrean moderasi sampai disetujui moderator.

Publikasi Terkait

Bacaan Lainnya

Lihat daftar

Persembahan & Donasi

"Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, karena Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita." (2 Korintus 9:7)

Umum & Pembangunan

Bank BCA

8870566159

Octafred Yosimend P atau Rahel Natalia S

Persepuluhan

Bank BCA

8870566701

Ester Joice P atau Rahel Natalia S

Mohon konfirmasi melalui WhatsApp setelah melakukan transfer pelayanan kasih Anda.

KONFIRMASI SEKARANG

Hubungi Kami

Kapel Alfa

Taman Alfa Indah Blok J-1 No. 39-40, Jakarta Selatan

Telepon: 0815-1341-3809

WhatsApp: 6281513413809

Pos PI HOPE

Ruko Maisonette No. 42, Jl. Raya Joglo, Jakarta Barat

Telepon: 0812-1085-0659

WhatsApp: 6281210850659

Pos PI Hineni Rehobot

Kota Kertabumi Commercial Estate B-35, Karawang Barat, Jawa Barat

Telepon: 0895-6182-11600

WhatsApp: 62895618211600