Berita

Bom Nyaris Meledak di Gereja Suriah Saat Pemakaman, Jemaat Kristen Hidup dalam Teror

Bom nyaris meledak di gereja Suriah saat prosesi pemakaman berlangsung. Ancaman terhadap komunitas Kristen di Suriah kembali meningkat setelah serangan bom bunuh diri mematikan di Damaskus

Bom Nyaris Meledak di Gereja Suriah Saat Pemakaman, Jemaat Kristen Hidup dalam Teror
Berita 16 Mei 2026 69 views

Ukuran font

100%
"Bom nyaris meledak di gereja Suriah saat prosesi pemakaman berlangsung. Ancaman terhadap komunitas Kristen di Suriah kembali meningkat setelah serangan bom bunuh diri mematikan di Damaskus"

ALEPPO, DC News — Teror terhadap komunitas Kristen di Suriah kembali memunculkan ketakutan mendalam. Sebuah bom dilaporkan nyaris meledak di kompleks gereja saat prosesi pemakaman berlangsung di Kota Aleppo, Suriah.

Insiden itu terjadi di Katedral St. Ephrem the Syrian pada Rabu (14/5/2026) waktu setempat. Menurut laporan media Kristen internasional Premier Christian News, bahan peledak ditemukan setelah sebuah benda mencurigakan jatuh dari bawah mobil jenazah yang memasuki area gereja.

Salah satu pelayat disebut menyadari keberadaan benda tersebut dan segera memberi tahu aparat keamanan. Polisi kemudian mengevakuasi area dan menjinakkan bom sebelum ledakan terjadi.

Peristiwa ini menambah daftar panjang ancaman terhadap umat Kristen di Suriah yang dalam beberapa bulan terakhir menghadapi eskalasi aksi kekerasan kelompok ekstremis.

Sebelumnya, serangan bom bunuh diri mengguncang Gereja Mar Elias di Damaskus pada Juni 2025. Serangan saat misa berlangsung itu menewaskan sedikitnya 25 orang dan melukai lebih dari 60 lainnya.

Pemerintah Suriah menuduh ISIS berada di balik serangan tersebut. Insiden itu menjadi salah satu serangan paling mematikan terhadap komunitas Kristen sejak rezim Bashar al-Assad runtuh pada akhir 2024.

Berbagai organisasi gereja internasional menyebut komunitas Kristen di Suriah kini hidup dalam ketakutan. Sejumlah laporan menyebut ancaman terhadap gereja dan minoritas agama meningkat di tengah ketidakstabilan politik dan keamanan pascaperang sipil.

“Orang-orang takut pergi ke gereja,” demikian laporan sejumlah pemimpin gereja lokal yang dikutip media internasional.

Meski bom di Aleppo berhasil dijinakkan, insiden tersebut memperlihatkan situasi keamanan Suriah yang masih rapuh. Kekhawatiran terbesar kini tertuju pada potensi serangan lanjutan terhadap rumah ibadah dan warga sipil.

(Sumber: Premier Christian News, Washington Post, Vatican News, Open Doors, EWTN, Reuters)

Editor: OYR

Bagikan Artikel

Bom nyaris meledak di gereja Suriah saat prosesi pemakaman berlangsung. Ancaman terhadap komunitas Kristen di Suriah kembali meningkat setelah serangan bom bunuh diri mematikan di…

Tags

Suriah bom gereja Suriah ISIS Suriah Kristen Suriah Aleppo Damaskus terorisme Suriah gereja dibom konflik Suriah berita internasional serangan bom Timur Tengah ISIS pemakaman gereja komunitas Kristen

Percakapan Jemaat

Komentar

0 komentar ditampilkan.

Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama membagikan tanggapan Anda.

Tulis Komentar

Silakan isi nama dan alamat e-mail. Komentar tamu akan ditinjau moderator sebelum ditampilkan.

Komentar akan masuk antrean moderasi sampai disetujui moderator.

Publikasi Terkait

Bacaan Lainnya

Lihat daftar

Persembahan & Donasi

"Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, karena Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita." (2 Korintus 9:7)

Umum & Pembangunan

Bank BCA

8870566159

Octafred Yosimend P atau Rahel Natalia S

Persepuluhan

Bank BCA

8870566701

Ester Joice P atau Rahel Natalia S

Mohon konfirmasi melalui WhatsApp setelah melakukan transfer pelayanan kasih Anda.

KONFIRMASI SEKARANG

Hubungi Kami

Kapel Alfa

Taman Alfa Indah Blok J-1 No. 39-40, Jakarta Selatan

Telepon: 0815-1341-3809

WhatsApp: 6281513413809

Pos PI HOPE

Ruko Maisonette No. 42, Jl. Raya Joglo, Jakarta Barat

Telepon: 0812-1085-0659

WhatsApp: 6281210850659

Pos PI Hineni Rehobot

Kota Kertabumi Commercial Estate B-35, Karawang Barat, Jawa Barat

Telepon: 0895-6182-11600

WhatsApp: 62895618211600