Berita

Kristen Palestina Terancam Hilang, Delegasi Gereja Desak Eropa Lawan Impunitas Israel

Delegasi Gereja Palestina memperingatkan Parlemen Eropa bahwa serangan pemukim, pembatasan ibadah, dan perang Gaza mengancam keberadaan Kristen Palestina di Tanah Suci

Kristen Palestina Terancam Hilang, Delegasi Gereja Desak Eropa Lawan Impunitas Israel
Berita 10 Mei 2026 46 views

Ukuran font

100%
"Delegasi Gereja Palestina memperingatkan Parlemen Eropa bahwa serangan pemukim, pembatasan ibadah, dan perang Gaza mengancam keberadaan Kristen Palestina di Tanah Suci"

BRUSSELS — Masa depan komunitas Kristen Palestina kembali menjadi sorotan di jantung politik Eropa. Delegasi Komite Kepresidenan Tinggi Palestina untuk Urusan Gereja memperingatkan Parlemen Eropa bahwa serangan terhadap umat Kristen, gereja, rohaniwan, dan situs suci di wilayah pendudukan bukan lagi rangkaian insiden terpisah, melainkan ancaman serius terhadap keberadaan salah satu komunitas Kristen tertua di dunia.

Peringatan itu disampaikan dalam pertemuan di Brussels, Kamis, 7 Mei 2026. Delegasi Palestina yang terdiri dari Amira Hanania, teolog Mitri Raheb, Pendeta Fadi Diab, serta Duta Besar Palestina untuk Belgia, Luksemburg, dan Uni Eropa Amal Jadou Shakaa, bertemu dengan Ketua Komite Urusan Luar Negeri Parlemen Eropa David McAllister dan anggota Parlemen Eropa Regina Doherty.

Dalam pertemuan tersebut, delegasi memaparkan peningkatan serangan pemukim terhadap komunitas Kristen, pelecehan terhadap rohaniwan, penodaan simbol keagamaan, ujaran kebencian, hingga praktik impunitas yang dinilai membuat pelaku nyaris tak tersentuh hukum. Wilayah seperti Taybeh, Birzeit, Beit Sahour, dan Al-Makhrour disebut berada dalam tekanan yang makin berat.

Mereka juga menyoroti pembatasan akses ibadah di Yerusalem, termasuk di sekitar Gereja Makam Suci, serta tekanan ekonomi dan administratif terhadap lembaga-lembaga gereja. Di Gaza, perang sejak 2023 telah menghancurkan ruang hidup warga sipil, termasuk komunitas Kristen yang berlindung di gereja-gereja dan lembaga keagamaan.

Kekhawatiran itu sejalan dengan laporan Dewan Gereja Sedunia yang menggambarkan meningkatnya kekerasan, tekanan ekonomi, pembatasan ibadah, serta kerusakan gereja, sekolah, dan rumah sakit Kristen di Tanah Suci. Laporan itu juga menyebut situs-situs seperti Holy Family Church, Gereja St Porphyrios, dan Rumah Sakit Al Ahli ikut terdampak perang.

Dalam beberapa pekan terakhir, sorotan terhadap perlakuan terhadap simbol dan komunitas Kristen makin menguat. Di Yerusalem, seorang pria Yahudi didakwa menyerang biarawati Katolik karena busana religiusnya. Di Lebanon selatan, foto seorang tentara Israel yang menodai patung Maria memicu kemarahan luas dan mendorong militer Israel membuka penyelidikan.

Delegasi Palestina mendesak Uni Eropa tidak berhenti pada pernyataan prihatin. Mereka meminta langkah politik konkret: perlindungan warga sipil, mekanisme pemantauan parlemen, akuntabilitas pelaku, serta tekanan diplomatik untuk menghentikan impunitas.

Bagi komunitas Kristen Palestina, isu ini bukan semata persoalan agama. Ini adalah pertaruhan tentang hak hidup, hak beribadah, dan kelangsungan warisan sejarah di Tanah Suci. Tanpa intervensi internasional yang nyata, mereka memperingatkan, kehadiran Kristen Palestina dapat terus menyusut hingga hanya tersisa sebagai catatan sejarah.

(Sumber: WAFA, Anadolu Agency, Komite Kepresidenan Tinggi Palestina untuk Urusan Gereja, World Council of Churches, Associated Press, Al Jazeera)

Editor: OYR

Bagikan Artikel

Delegasi Gereja Palestina memperingatkan Parlemen Eropa bahwa serangan pemukim, pembatasan ibadah, dan perang Gaza mengancam keberadaan Kristen Palestina di Tanah Suci

Tags

Kristen Palestina Parlemen Eropa Israel Palestina Gaza Yerusalem Taybeh Gereja Palestina Uni Eropa David McAllister Mitri Raheb Amira Hanania Holy Land Lebanon Selatan hak asasi manusia

Percakapan Jemaat

Komentar

0 komentar ditampilkan.

Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama membagikan tanggapan Anda.

Tulis Komentar

Silakan isi nama dan alamat e-mail. Komentar tamu akan ditinjau moderator sebelum ditampilkan.

Komentar akan masuk antrean moderasi sampai disetujui moderator.

Publikasi Terkait

Bacaan Lainnya

Lihat daftar

Persembahan & Donasi

"Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, karena Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita." (2 Korintus 9:7)

Umum & Pembangunan

Bank BCA

8870566159

Octafred Yosimend P atau Rahel Natalia S

Persepuluhan

Bank BCA

8870566701

Ester Joice P atau Rahel Natalia S

Mohon konfirmasi melalui WhatsApp setelah melakukan transfer pelayanan kasih Anda.

KONFIRMASI SEKARANG

Hubungi Kami

Kapel Alfa

Taman Alfa Indah Blok J-1 No. 39-40, Jakarta Selatan

Telepon: 0815-1341-3809

WhatsApp: 6281513413809

Pos PI HOPE

Ruko Maisonette No. 42, Jl. Raya Joglo, Jakarta Barat

Telepon: 0812-1085-0659

WhatsApp: 6281210850659

Pos PI Hineni Rehobot

Kota Kertabumi Commercial Estate B-35, Karawang Barat, Jawa Barat

Telepon: 0895-6182-11600

WhatsApp: 62895618211600