Berita

Dari Gereja ke ‘No Religion’: Inggris Resmi Masuk Era Post-Kristen?

Sekularisasi di Inggris makin tajam. Studi terbaru Pew Research mengungkap hampir sepertiga warga meninggalkan Kristen, didorong perubahan generasi dan lonjakan kelompok tanpa agama

Dari Gereja ke ‘No Religion’: Inggris Resmi Masuk Era Post-Kristen?
Berita 4 Mei 2026 24 views

Ukuran font

100%
"Sekularisasi di Inggris makin tajam. Studi terbaru Pew Research mengungkap hampir sepertiga warga meninggalkan Kristen, didorong perubahan generasi dan lonjakan kelompok tanpa agama"

LONDON — Identitas keagamaan di Inggris tengah mengalami pergeseran besar. Bukan lagi sekadar tren, sekularisasi kini menjelma menjadi realitas sosial yang kian menguat—terutama di kalangan generasi muda.

Laporan terbaru Pew Research Center yang dirilis April 2026 mengungkap fakta mencolok: hampir sepertiga warga Inggris yang dibesarkan sebagai Kristen kini tidak lagi mengidentifikasi diri dengan agama apa pun.

Data menunjukkan, 51 persen responden dewasa di Inggris mengaku dibesarkan sebagai Protestan. Namun, hanya 31 persen yang masih bertahan. Sisanya telah meninggalkan keyakinan tersebut. Tren serupa terjadi pada Katolik—dari 16 persen yang dibesarkan, hanya 11 persen yang masih mengaku sebagai penganutnya.

Fenomena ini dikenal sebagai religious switching, yakni perubahan identitas agama dari masa kecil ke masa dewasa. Di Inggris, pergeseran ini didominasi oleh satu arah: keluar dari agama menuju status tanpa afiliasi.

Mayoritas mantan penganut Kristen tidak beralih ke agama lain. Sebaliknya, mereka memilih menjadi bagian dari kelompok “nones”—yakni mereka yang mengaku ateis, agnostik, atau tidak memiliki agama sama sekali.

Kondisi ini sejalan dengan data jangka panjang. Survei British Social Attitudes menunjukkan lebih dari 60 persen generasi usia 16–34 tahun kini tidak beragama. Angka ini menegaskan perubahan pola identitas yang semakin menjauh dari institusi keagamaan.

Secara global, tren ini tidak berdiri sendiri. Pew mencatat negara-negara maju seperti Inggris, Jerman, dan Swedia mengalami tingkat “kehilangan iman” yang tinggi. Sebaliknya, di kawasan Amerika Latin, perpindahan agama justru memperkuat pertumbuhan Protestan.

Para peneliti menyebut fenomena ini sebagai krisis retensi—ketika generasi muda yang dibesarkan dalam tradisi agama tidak lagi merasa terikat secara sosial maupun emosional dengan institusi keagamaan.

Namun, sekularisasi tidak sepenuhnya identik dengan hilangnya spiritualitas. Di tengah penurunan identitas agama formal, laporan lain mencatat meningkatnya minat terhadap pencarian makna hidup dan spiritualitas personal di kalangan anak muda Inggris.

Meski demikian, klaim tentang “kebangkitan Kristen” di Inggris belakangan terbukti tidak akurat. Sejumlah laporan optimistis bahkan ditarik setelah ditemukan cacat data dalam survei.

Apakah ini berarti akhir dari Kristen di Inggris? Belum tentu. Namun satu hal jelas: status Kristen sebagai identitas default di negeri yang pernah menjadi pusat kekristenan dunia kini terus terkikis.

Sekularisasi bukan lagi bayang-bayang masa depan. Ia sudah menjadi wajah baru Inggris hari ini. []

Editor: OYR

Bagikan Artikel

Sekularisasi di Inggris makin tajam. Studi terbaru Pew Research mengungkap hampir sepertiga warga meninggalkan Kristen, didorong perubahan generasi dan lonjakan kelompok tanpa aga…

Tags

Inggris sekularisasi Pew Research 2026 krisis agama Inggris generasi muda tidak beragama religious switching Kristen Inggris menurun no religion UK tren agama global sensus Inggris British Social Attitudes

Percakapan Jemaat

Komentar

0 komentar ditampilkan.

Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama membagikan tanggapan Anda.

Tulis Komentar

Silakan isi nama dan alamat e-mail. Komentar tamu akan ditinjau moderator sebelum ditampilkan.

Komentar akan masuk antrean moderasi sampai disetujui moderator.

Publikasi Terkait

Bacaan Lainnya

Lihat daftar

Persembahan & Donasi

"Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, karena Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita." (2 Korintus 9:7)

Umum & Pembangunan

Bank BCA

8870566159

Octafred Yosimend P atau Rahel Natalia S

Persepuluhan

Bank BCA

8870566701

Ester Joice P atau Rahel Natalia S

Mohon konfirmasi melalui WhatsApp setelah melakukan transfer pelayanan kasih Anda.

KONFIRMASI SEKARANG

Hubungi Kami

Kapel Alfa

Taman Alfa Indah Blok J-1 No. 39-40, Jakarta Selatan

Telepon: 0815-1341-3809

WhatsApp: 6281513413809

Pos PI HOPE

Ruko Maisonette No. 42, Jl. Raya Joglo, Jakarta Barat

Telepon: 0812-1085-0659

WhatsApp: 6281210850659

Pos PI Hineni Rehobot

Kota Kertabumi Commercial Estate B-35, Karawang Barat, Jawa Barat

Telepon: 0895-6182-11600

WhatsApp: 62895618211600