"Kesaksian produser Rodney Jerkins mengungkap Michael Jackson disebut sempat menerima Kristus dan mengucapkan doa pertobatan dua minggu sebelum meninggal dunia. Kisah spiritual Raja Pop kembali viral"
Di balik gemerlap panggung, jutaan penggemar, dan kehidupan penuh kontroversi, Michael Jackson ternyata menyimpan pergumulan spiritual yang baru kembali mencuat ke publik.
Produser musik ternama Rodney “Darkchild” Jerkins mengungkap kesaksian mengejutkan bahwa sang Raja Pop disebut sempat menerima Kristus hanya dua minggu sebelum meninggal dunia pada 25 Juni 2009.
Pernyataan itu disampaikan Jerkins dalam wawancara terbaru di program The Breakfast Club yang viral di media sosial sepanjang 2025. Dalam wawancara tersebut, peraih Grammy Award itu menyebut momen bersama Michael Jackson sebagai pengalaman paling bermakna dalam hidupnya.
“Bukan Grammy, bukan uang, tapi ketika Michael menelepon saya dan berkata, ‘Di mana kamu? Aku butuh doa,’” ujar Jerkins.
Menurut dia, panggilan itu terjadi saat Jackson menghadapi tekanan berat di tengah kasus hukum yang menyeret namanya pada 2003. Jerkins mengaku langsung mendoakan sang superstar melalui sambungan telepon.
Namun, pengakuan paling mengejutkan datang beberapa waktu setelah kematian Michael.
Jerkins mengatakan bahwa pada hari pemakaman, penyanyi gospel Sandra Crouch dan pelatih vokal Michael Jackson, Seth Riggs, menghampirinya dan menyampaikan kabar yang membuatnya terdiam.
“Michael menerima Kristus dua minggu lalu. Dia meminta kami berdoa bersama dan mengucapkan sinner’s prayer,” kata Jerkins menirukan pernyataan mereka.
Istilah sinner’s prayer sendiri dikenal luas dalam tradisi Kekristenan evangelikal sebagai doa pertobatan dan penerimaan iman kepada Yesus Kristus.
Kesaksian tersebut langsung memantik perdebatan sekaligus rasa haru di kalangan penggemar Michael Jackson di seluruh dunia. Banyak yang menilai kisah itu memperlihatkan sisi manusiawi seorang ikon musik yang selama hidupnya terus dibayangi tekanan ketenaran global.
Sandra Crouch dan mendiang Andraé Crouch memang diketahui sempat beberapa kali bertemu Michael Jackson menjelang akhir hidupnya. Dalam sejumlah laporan media gospel, pertemuan itu membahas soal iman, spiritualitas, hingga rencana menjadikan musik Michael lebih bernuansa rohani.
Meski demikian, keluarga Crouch pernah memberi klarifikasi bahwa pertemuan tersebut bukan secara khusus untuk “menginjili” Michael Jackson. Mereka menegaskan hubungan itu lebih bersifat persahabatan dan dukungan spiritual.
Kendati belum pernah ada konfirmasi resmi langsung dari keluarga Michael Jackson mengenai kabar tersebut, kesaksian Rodney Jerkins kembali viral bersamaan dengan meningkatnya perhatian publik terhadap film biografi Michael yang dijadwalkan tayang global.
Di media sosial, banyak penggemar menyebut kisah ini sebagai “bab terakhir” yang menyentuh dari kehidupan sang legenda. Sosok yang selama puluhan tahun dikenal melalui lagu-lagu ikonik seperti Billie Jean, Heal the World, dan Man in the Mirror itu dinilai tetap mencari kedamaian di tengah tekanan hidup yang luar biasa.
Bagi sebagian orang, kisah ini menjadi pengingat bahwa ketenaran dan kekayaan tidak selalu menghadirkan ketenangan batin.
Sementara bagi penggemar Michael Jackson, kesaksian itu menghadirkan harapan bahwa sang Raja Pop mungkin menemukan damai pada hari-hari terakhir hidupnya.
(Sumber: ChurchLeaders, GodReports, JubileeCast, Premier Gospel, The Breakfast Club Interview Rodney Jerkins 2025, klarifikasi keluarga Crouch)
Editor: OYR
Dapatkan berita terbaru kami melalui:
Bagikan Artikel
Percakapan Jemaat
Komentar
0 komentar ditampilkan.
Tulis Komentar
Silakan isi nama dan alamat e-mail. Komentar tamu akan ditinjau moderator sebelum ditampilkan.